Monday, June 10, 2013

pengaruh bahasa daerah terhadap bahasa indonesia





            Bahasa adalah alat komunikasi antaranggota masyarakat berupa lambang bunyi yang dihasilkan oleh alat ucap manusia. Bahasa juga merupakan perwujudan tingkah laku manusia baik lisan maupun tulisan, sehingga orang dapat mendengar, mengerti, serta merasakan apa yang kita maksud.
Apakah bahasa daerah mempengaruhi penguasaan bahasa indonesia ?  Iya .
Karena, keanekaragaman budaya dan bahasa daerah mempunyai peranan dan pengaruh terhadap bahasa yang akan diperoleh seseorang pada tahapan berikutnya, khususnya bahasa formal atau resmi yaitu bahasa indonesia.
Contoh :
Seorang anak yang memiliki ibu yang berasal dari daerah sekayu sedangkan ayahnya berasal dari daerah pagaralam dan keluarga ini hidup dilingkungan orang palembang. Dalam mengucapkan kata “mengapa” sang ibu yang berasal dari daerah sekayu mengucapkannya dengan “ngape” (e dibaca kuat) sedangkan bapaknya yang dari daerah pagaralam mengucapkan kata “mengapa” dengan “ngape” (e dibaca lemah) dan dilingkungannya mengucapkan kata “mengapa” dengan “ngopo”. Ketika sang anak mulai sekolah, ia mendapatkan seorang teman yang berasal dari daerah jawa dan mengucapkan kata “mengapa” dengan “ngopo”.
Hal ini dapat menimbulkan kebingungan bagi sang anak untuk memilih ucapan apa yang akan digunakannya.

            Tidak dipungkiri bahwa keanekaragaman budaya dan bahasa daerah merupakan keunikan tersendiri bagi bangsa indonesia, dan merupakan kekayaan yang harus dilestarikan. Dengan keanekaragaman ini akan mencirikan indonesia sebagai negara yang kaya akan kebudayaannya.
Beberapa pengaruh positif dan negatif bahasa daerah terhadap bahasa indonesia, yakni :
Pengaruh Positif  :
1.       Sebagai identitas dan ciri khas dari suatu suku atau daerah.
2.      Dapat menimbulkan keakraban dalam berkomunikasi.
3.      Sebagai kekayaan budaya bangsa indonesia.
Pengaruh Negatif :
1.      Dapat menimbulkan kesalahpahaman.
2.      Bahasa daerah yang satu sulit dipahami oleh daerah lain.
3.      Masyarakat menjadi kurang paham dalam menggunakan bahasa indonesia yang baku karena sudah terbiasa menggunakan bahasa daerah.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment